Waktu itu adalah kenangan
Semua mengenang ku
Menangis di atas raga ku
Mengenang saat bersama ku
Berharap ‘kan terulang
Kini ku sendiri
Di tempat gelap & sunyi ini
Keluarga ku …
Tempatkanlah aku
Di tempat terindah
Berwarna merah
Teman ku …
Ingatlah saat bersama
Bersuka & berduka
Kini kita berbeda
Aquw melihat baik & buruk disana
Kemana mereka ‘kan membawa ku ?
Aquw takut … takut sekali
Mereka bersinar …
Dengan indahnya kelembutan
Apa ini ?
Kiri ku panas buruk sekali
Kanan ku dingin indah sekali
Oleh : honey’v 13.04.09
Tampilkan postingan dengan label Puisi haniv. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi haniv. Tampilkan semua postingan
Selasa, 14 Desember 2010
Appendicitis
Terbaring di ruang sepi
Sendiri menahan rasa (sakit)
Perih yang datang tiba-tiba
Terhenti tiba-tiba dari dalam ragaku
Terlukai oleh kenikmatan semata
Terpenuhi racun dari kenikmatan
Yang sebenarnya untuk aku hidup
Kini ku berharap harapan
Dengan perantara dari seseorang
Memberi harapan yang memikirkan hidupku
Tanpa balasan ?
Tapi mungkinkah mereka peduli pada sakitku ini ?
Ku ingin kesedihan ini tamat
Dan memulai keceriaan … lagi
Rasa ku untuk mencerna sulit
Membuat hidupku tak lama
Cepatlah sembuh diriku
Bertahan bagaimanapun untuk mereka
Oleh : haniv 22.07.09
Sendiri menahan rasa (sakit)
Perih yang datang tiba-tiba
Terhenti tiba-tiba dari dalam ragaku
Terlukai oleh kenikmatan semata
Terpenuhi racun dari kenikmatan
Yang sebenarnya untuk aku hidup
Kini ku berharap harapan
Dengan perantara dari seseorang
Memberi harapan yang memikirkan hidupku
Tanpa balasan ?
Tapi mungkinkah mereka peduli pada sakitku ini ?
Ku ingin kesedihan ini tamat
Dan memulai keceriaan … lagi
Rasa ku untuk mencerna sulit
Membuat hidupku tak lama
Cepatlah sembuh diriku
Bertahan bagaimanapun untuk mereka
Oleh : haniv 22.07.09
Sendu Lahan Hijau
Hidup di tanah kita disini
menatap langit didalam padang
mambakar diri dalam belukar yang tersamar
sedikit yang menghirup udara
moralitas menerjang setiap sudut pandang
kenapa juga kami disini ?
(untuk bertahan dari sisi kami yang lain)
apakah ada maya yang diraih ?
(lezatnya membangkitkan, sakitnya kenyataan)
menyayatnya peraturan yang tercipta
tak ada ruang bernafas
nafas yang bertarung dengan fantasi itu
niscaya kami hidupkan diri kami
sebab minimalisnya perhatianmu pada kami
inilah wujud kami
oleh haniv 06.07.2010
menatap langit didalam padang
mambakar diri dalam belukar yang tersamar
sedikit yang menghirup udara
moralitas menerjang setiap sudut pandang
kenapa juga kami disini ?
(untuk bertahan dari sisi kami yang lain)
apakah ada maya yang diraih ?
(lezatnya membangkitkan, sakitnya kenyataan)
menyayatnya peraturan yang tercipta
tak ada ruang bernafas
nafas yang bertarung dengan fantasi itu
niscaya kami hidupkan diri kami
sebab minimalisnya perhatianmu pada kami
inilah wujud kami
oleh haniv 06.07.2010
Indonesia Bangun
Dimana semangat persatuan
Yang dulu mencari cari kebebasan
Merebut kembali hak kita
Merelakan hidup dari kenikmatan
Menuju hidup lebih hidup
Dan mengembalikan kenikmatan lagi
Berkumpul bersama
Membanggakan sang saka merah putih
Menjalani hidup seperti garuda
Menepati janji yang terucap
Jangan karena ucapan mereka kita terpecah
Karena kita satu tanah air
Satu tumpah darah
Satu nusa dan bangsa
Satu kehidupan
Bersatu untuk seribu satu tujuan
Owh Indonesia
Oleh haniv 21.07.09
Yang dulu mencari cari kebebasan
Merebut kembali hak kita
Merelakan hidup dari kenikmatan
Menuju hidup lebih hidup
Dan mengembalikan kenikmatan lagi
Berkumpul bersama
Membanggakan sang saka merah putih
Menjalani hidup seperti garuda
Menepati janji yang terucap
Jangan karena ucapan mereka kita terpecah
Karena kita satu tanah air
Satu tumpah darah
Satu nusa dan bangsa
Satu kehidupan
Bersatu untuk seribu satu tujuan
Owh Indonesia
Oleh haniv 21.07.09
12 malam
Quw tengok jendela … gelap
Quw lihat dewi malam
Indah di kelilingi prajurit bintang
Nan berkelap-kelip
Seolah olah menjaga sang dewi
Quw lihat waktu 12 malam
Tertidurlah dengan nyenyak
Diselimuti rasa quw yang hangat
Walau jarak kita jauh
Terlelaplah sampai kicauan burung
Kembali terdengar dan itu sangat melodi
Oleh haniv 02.06.09
Quw lihat dewi malam
Indah di kelilingi prajurit bintang
Nan berkelap-kelip
Seolah olah menjaga sang dewi
Quw lihat waktu 12 malam
Tertidurlah dengan nyenyak
Diselimuti rasa quw yang hangat
Walau jarak kita jauh
Terlelaplah sampai kicauan burung
Kembali terdengar dan itu sangat melodi
Oleh haniv 02.06.09
Langganan:
Postingan (Atom)